Tips Memulai Bisnis Kuliner

Menjadi seorang entrepreneur bukanlah hal yang mudah. Pemahaman tentang marketing dan memiliki kreativitas merupakan salah satu dari syarat-syarat yang harus dimiliki seorang entrepreneur (hmmm… rasanya sudah ribet dan malas memikirkan hal tersebut), tapi yang terpenting adalah ‘mau bisnis apa ya?’. Mulailah dari yang terdekat dengan sekitar kalian, lihat dan perhatikan apa yang sedang tren atau yang paling mudah, bisa juga dari hal-hal yang kita suka, salah satunya adalah bisnis kuliner.

Mari membangun bisnis kuliner

Bidang usaha yang menjadi primadona dengan keuntungan cukup menjanjikan ini sangat cocok bagi kalian yang mau belajar dan memulai berbisnis. Berikut ini beberapa tips sederhana, untuk memulai bisnis kuliner:

Pilihan Menu

Saat memulai usaha kuliner dimana kalian merupakan juru masaknya, pilihlah menu yang merupakan keahlian kamu. Jika kamu pintar dan hobi membuat makanan yang serba digoreng, fokuslah pada menu-menu tersebut dengan  tambahan variasi makanan lain.  Kalian juga bisa mempekerjakan orang lain untuk membuat dan memasak menu-menu yang bukan keahlian kalian, misalnya racikan minuman tertentu atau makanan berkuah. Seiring waktu, kalian bisa belajar menyajikan masakan yang lain serta (tanpa sadar) memberikan lapangan pekerjaan bagi orang lain seiring bertambahnya menu dan pelanggan.

Ketersediaan Bahan Baku

Bahan baku termasuk faktor penting

Ini merupakan faktor terpenting . Sebagai contoh, kalian ingin membuka usaha ikan bakar, coba lihat apakah penjual ikan yang terdekat bisa menjadi supplier tetap untuk jenis-jenis ikan yang  dibutuhkan? Restoran besar mungkin memiliki modal untuk mengimpor bahan makanan eksklusif atau langka, namun restoran baru dirasa belum perlu untuk melakukan hal yang sama.

Konsep Restoran dan Pelanggan Potensial

Cobalah untuk memikirkan konsep yang unik

Jenis-jenis menu yang akan kalian hidangkan, dapat ditentukan pula oleh konsep restoran serta potensial pelanggan yang mungkin akan sering datang ke restoran kalian. Restoran yang buka untuk umum dan didatangi berbagai jenis pengunjung tentu berbeda dengan kafe berkonsep modern. Restoran mewah yang memiliki bangunan eksklusif juga akan memiliki jenis menu yang berbeda dengan kafe tenda yang dirancang untuk tempat kumpul-kumpul anak muda atau anak kekinian. Pastikan konsep ini sudah kalian pikirkan dengan matang sebelum merencanakan menunya.

Perkirakan Berapa Lama Tiap Menu Dimasak

Menu yang rumit memerlukan waktu yang lama untuk proses memasaknya

Ketika seorang pemula memulai usaha kuliner, salah satu hal yang sering terlewat dalam perencanaan menu, adalah faktor berapa lama tiap menu harus dimasak. Ada jenis makanan yang persiapannya cukup lama dan menyita waktu karena harus dilakukan dengan teliti, ada yang persiapannya mudah namun waktu memasaknya cukup lama, dan ada juga bisa dimasak dalam waktu singkat. Pastikan kalian mengetahui lama waktu persiapan dan memasak dari tiap-tiap pilihan menu potensial ini sebelum mulai menetapkannya sebagai menu.

Tentukan Jumlah Menu

Mulailah dengan sedikit menu sampai benar-benar menguasainya

Memiliki banyak pilihan menu tidak berarti membuat usaha kuliner kalian cepat sukses. Coba lihat warung-warung makan khas Indonesia yang ramai didatangi pengunjung, bukankah pilihan menu mereka biasanya tidak lebih dari 5 atau 6 macam saja? Daripada merancang sederet menu yang terlalu banyak dan membuat kalian atau juru masak kewalahan, fokuslah pada sedikit menu di awal (mungkin 5, 6 atau 8 macam) namun dimaksimalkan. Banyak restoran di luar negeri menerapkan sistem rotasi menu dimana beberapa jenis menu berubah setiap minggu agar ada variasi.

So, tunggu apa lagi? Yuk mulai bisnis kuliner ☺

Author: Windy Atika

Photo credit by Pixabay

Advertisements

Budayakan Komen Yuk

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s